Puncak klasmen EPL ditangan!

meskipun hanya sementara sih

Arsenal akhirnya berhasil mengambil alih puncak klasmen EPL setelah menyelesaikan partai ke 22-nya, malam tadi menjamu Bolton Wanderers di Emirates Stadium. Kemenangan 4-2 dengan selisih 2 gol ini, membuat Arsenal menyamai point Chelsea, yaitu 48 point dan unggul dalam hal produktifitas gol (selisihnya sama2 34). Bedanya adalah Chelsea masih menyimpan 1 petandingan lebih banyak, dikarenakan baru memainkan 21 partai. Serunya liga Inggris ini masih berlanjut, dikarenakan MU masih punya peluang mengambil posisi pertama diweekend ini (hanya selisih 1 point), disebabkan Chelsea dan Arsenal tidak bermain di weekend ini

.
Pertandingan versus Bolton sendiri cukup menegangkan. Beberapa hari sebelumnya, Arsenal juga bertarung melawan Bolton di Reebok Stadium, dan menang 2-0. Namun, di Emirates malam tadi, Arsenal harus sempat ketar-ketir karena ketinggalan 0-2 dahulu. Cahlill membuat Bolton unggul lebih dahulu melalui tendangan voli mendatarnya dimenit ke-7. Dimenit 28, Bolton menggandakan keunggulan melalui penalti Tayloer, setelah Denilson menjatuhkan pemain Korsel, Lee Chun Soo dikotak terlarang. Almunia sebetulnya berhasil menebak dan menepis tembakannya, sayangnya, tendangan Taylor masih cukup keras dan membentur tiang sebelum masuk kegawang.
Ketinggalan 2-0, membuat tugas Arsenal menjadi lebih berat. Untungnya semangat Arsenal kembali bangkit, setelah Rosicky berhasil menipiskan ketinggalan 2 menit sebelum babak pertama berakhir. Menerima umpan Cesc, Rosicky menggiring ke sisi kiri kotak penalti Bolton, dan melepaskan tendangan keras tak terduga dr jarak 18 meter. Kiper Bolton, Jussi Jaskelainen tidak dapat berbuat apa2.
Dibabak kedua, tepatnya menit 52, pendukung Arsenal bersorak, ketika Cesc berhasil menyamakan kedudukan. Berawal dari umpan Gallas, Cesc yang dikerubitin beberapa pemain Bolton, sempat membawa bola ke sisi tiang dekat kiri gawang Bolton, sebelum melepaskan tendangan menyusur ke pojok kanan Jaskelainen. Gol ini sedikit diprotes oleh manajer Bolton, dikarenakan sebelum gol tercipta, ada pemain Bolton yg masih berbaring di lapangan, namun permainan tdk dihentikan.
Akhirnya Arsenal berbalik unggul 3-2 pada menit 65. Melalui tendangan penjuru, terjadi duel udara dimana Diaby mampu memberikan umpan ke Vermaelen yg berdiri ditengah kotak penalti. Melalui sedikit pergerakan untuk mencari ruang tembak, Vermaelen akhirnya melepaskan tendangan kaki kiri yang keras menghujam gawang Bolton

.
Gol keempat yang memastikan posisi puncak akhirnya tercipta pada menit 85. Kali ini Arshavin mencatatkan namanya dipapan skor. Gol ini cukup bekelas

. Melalui umpan kaki ke kaki mulai dari Cesc, Edu, Arshavin, ke Edu lagi, dan balik ke Arshavin, sedikit mengocek lawan, dan BOOM! Meletuslah meriam gol keempat

.
Dilihat dari pencapaian sampai saat ini, anak2 muda Arsenal bisa dibilang sudah memberikan hasil yang cukup memuaskan ditengah ketatnya persaingan musim ini

. Namun sayangnya ini masih membutuhkan ujian2 yang akan semakin keras kedepannya. Dan ujian itu akhirnya bisa dibilang dimulai dari midweek depan

.
Berturut2 Arsenal akan bertarung melawan Aston Villa di Villa Park. Empat hari berselang, Manchester United mendatangi Emirates Stadium. Kemudian, awal Februari (tgl 7), Chelsea siap memberikan segala hadangan terberat yg siap dirasakan Arsenal di Stamford Bridges. Belum cukup disitu, 3 hari berikutnya, giliran Liverpool yang menjadi tamu di The Gunners di Emirates.
Wow...spechless melihat tembok2 didepan

(siapa sih yg nyusun jadwal edan ini?

). Semoga hasil yang terbaik menjadi milik anak2 "The Young Guns" ini

.
Go Gunners!!!